First Page
kbri%20addis%20ababa018009.gif
Previous Page
kbri%20addis%20ababa018007.gif
Next Page
kbri%20addis%20ababa018005.gif
Last Page
kbri%20addis%20ababa018003.gif

PROFIL NEGARA DJIBOUTI

 

I.        KETERANGAN DASAR

A.       UMUM

Nama Negara

:

Republik Djibouti (Republic of Djibouti),

Sebelumnya dikenal dengan nama French Somaliland pada masa kolonial Perancis (1958 – 1967), kemudian diganti dengan French Territory of the Afars and Issas (1967 – 1977), lalu diganti menjadi Djibouti sejak merdeka.

Ibukota

:

Djibouti

Kota Pusat Bisnis

:

Djibouti

Hari Nasional

:

27 Juni (diperingati sejak tahun 1977 sebagai hari kemerdekaan dari Perancis setelah 80 tahun masa kolonial)

Sistem Pemerintahan

:

Republik berdasarkan konstitusi 1992; kekuasaan eksekutif tertinggi berada di tangan Presiden yang dipilih melalui Pemilu setiap enam tahun; Presiden menunjuk Perdana Menteri sebagai pemimpin Kabinet

Sistem Parlemen

:

Parlemen tunggal (Unicameral) yang disebut sebagai National Assembly yang terdiri atas 65 kursi dan dipilih setiap lima tahun

Sistem Hukum

:

Berdasarkan sistem hukum sipil Perancis. Peradilan juga mengadopsi praktek-praktek tradisional dan hukum Islam.

Sistem Kepartaian

:

Multipartai, sejak referendum untuk amandeman pada tanggal 4 September 1992.

Pemilu parlemen diselenggarakan pada bulan Februari 2008 yang diikuti oleh empat partai, yakni RPP Rassemblement Populaire pour le Progrès (Popular Movement for Progress)/ruling party; FRUD - Front pour la Restauration de l’Unité et de la Démocratie (Front for the Renewal of Unity and Democracy); PND - Parti National Démocratique (Democratic National Party); dan PRD - Parti du Renouveau Démocratique (Democratic Renewal Party).

Pemilu 2008 diboykot oleh tiga partai oposisi, sehingga RPP memenangkan pemilu dengan 94,1% suara dan mengambil ke-65 kursi di Parlemen.

Kepala Negara

:

Presiden Ismail Omar Guelleh (sejak 8 Mei 1999; terpilih kembali pada Pemilu 2005); berasal dari suku Issa (mayoritas penduduk Djibouti)

Kepala Pemerintahan

:

Perdana MenteriDileita Mohammed Dileita (sejak 4 Maret 2001); berasal dari suku Afar (suku terbesar kedua di Djibouti)

Ketua Parlemen

:

Idriss Arnaoud Ali

Menteri Luar Negeri

:

Mahamoud Ali Youssouf

 

 

 

Luas Wilayah

:

Total: 23.000 km2, garis pantai 314 km

Letak dan Batas Wilayah

:

Terletak di wilayah timur Afrika, 110 LU 430 BT. Berbatasan dengan:

Sebelah utara: Eritrea, Ethiopia

Sebelah timur: Laut merah dan Teluk Aden

Sebelah selatan: Somalia

Sebelah barat : Ethiopia

Iklim

:

Iklim gurun (panas dan kering) temperatur 23 – 290 C (Januari), 310 – 410 (Juli)

Curah hujan 127 – 380 mm

Propinsi/Negara Bagian

:

6 Distrik: Ali Sabieh, Arta, Dikhil, Djibouti, Obock, dan Tadjoura

Sumber Daya Alam

:

Geothermal, emas, tembaga, granit, mermer, garam, gipsum, minyak

Jumlah Penduduk

:

506,221 (estimasi 2008)

Tingkat Pertumbuhan

:

1,9%

Etnis/Suku

:

Issa/Somali (60%), Afar/Ethiopian (35%), Ethiopia, Arab, Perancis, Italia (5%)

Bahasa

:

Perancis dan Arab (bhs. resmi), Somali, Afar

Agama

:

Islam (94%), Kristen (6%)

Mata Uang

:

Djiboutian Franc (DJF). 1 USD = 177,2 DJF (fixed rate)

 

 

B.       KERJASAMA PENERANGAN SOSIAL BUDAYA

Keanggotaan dalam OI

:

UN, UNCTAD, UNESCO, IMO, IMF, ILO, IGAD, IFCRS, IFC, IFAD, IDB, IDA, ICRM, ICFTU, ICAO, IBRD, G-77, FAO, AU, ACCT, ACP, AfDB, UNIDO, UPU, WFTU, WHO, WIPO, WMO, WTO, IOC, ITU, LAS, NAM, OIC, OPCW, AFESD, Interpol, Liga Arab, COMESA

HIV/AIDS

:

9100 atau 2,9% total populasi (2003)

History
Ambassador
Staff
Holiday
Location Map
About us
Visa
Indonesian Citizen
Legal Entity
Protocol and Consular
Staff
Calender Event
Dharma Wanita
Ethiopia
Somalia
Djibouti
Bilateral Relationship
Mekanissa Road, Higher 23 Kebele 13, House No. 1816 P.O.Box 1004 Addis Ababa - Ethiopia
Phone : +251 113 712 104 Fax : +251 113 710 873
{Copyright (C) 2011 Embassy of the Rep. of Indonesia,
 Addis Ababa Inc. All Rights Reserved}
indoflag.gif
Foreign Policy
Government
Program
Politic
Indonesia
Ethiopia
Somalia
Djibouti
Economy
Provinces
Historical Icon
Tourism Destination
Culture
Home